Sementara itu, bagian yang lebih pucat berkaitan dengan endapan karbon dioksida beku. Es tersebut masih bertahan ketika wilayah itu dipotret pada musim semi Mars.

Jejak es juga terlihat di atas bukit pasir dan di dalam kawah. Di bagian bawah citra bahkan tampak sebagian gletser yang merupakan bagian dari lapisan es kutub selatan Mars.

Lantas, mengapa semuanya terlihat seperti warna ungu? Menurut ESA, warna ungu tersebut muncul dari kombinasi cahaya, debu, dan embun beku di permukaan Mars.

"Warna ungu seperti buah beri pada pemandangan ini disebabkan oleh campuran cahaya, debu, dan embun beku," demikian laporan ESA seperti dikutip dari Space.com.

ESA menjelaskan atmosfer Mars sangat berubah-ubah. Ketika gambar diambil, cahaya pagi yang lembut dan kemerahan berpadu dengan debu yang melayang di atmosfer, lapisan embun beku, serta bagian permukaan tempat es dan debu bercampur. Kombinasi inilah yang menghasilkan tampilan ungu mencolok.

Thyles Rupes bukan sekadar objek menarik untuk difoto. Struktur tebingnya menyimpan petunjuk tentang sejarah geologi Mars. Beberapa bagian tebing tersebut dapat mencapai ketinggian lebih dari 1 kilometer. ESA memperkirakan struktur ini terbentuk akibat proses tektonik pada masa lalu, ketika bagian-bagian kerak Mars terdorong dan salah satunya terangkat.