NADIKABAR.COM — Kasur, mebel, dan berbagai perabot rumah tangga lainnya menjadi bagian dari kebutuhan kita. Namun, ketika barang-barang tersebut rusak atau tidak lagi digunakan, kita kerap menghadapi persoalan: ke mana harus membuangnya?
Sampah berukuran besar tidak selalu bisa diangkut oleh layanan kebersihan rumah tangga biasa. Akibatnya, sebagian warga kesulitan membuang barang bekas tersebut. Tidak sedikit pula yang akhirnya membuangnya ke sungai sehingga mencemari lingkungan.
Di Kota Yogyakarta, persoalan itu dijawab melalui layanan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos). Program yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat itu menyediakan layanan pengangkutan gratis bagi warga, sekaligus membuka peluang agar sampah yang masih dapat dimanfaatkan diolah kembali menjadi barang berguna.