Berdasarkan catatan NadiKabar, BEI diketahui menargetkan total pencatatan efek sebesar 555 sepanjang tahun 2026. Angka tersebut termasuk 50 perusahaan baru IPO. Dari sisi investor, BEI menargetkan penambahan 2 juta single investor identification (SID) baru.

Kemudian saat ini, baru terdapat tujuh perusahaan baru yang mencatatkan sahamnya di BEI. Ketujuh perusahaan tersebut adalah PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), dan PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS).

Sementara jumlah investor saat ini tumbuh menjadi 31,9 juta SID. Pertumbuhan investor juga diklaim terjadi secara konsisten setiap bulan.

"Di industri pasar modal 5 tahun yang lalu jumlah investor di pasar modal kita ada 10 juta. Hari ini jumlah investor di pasar modal kita 31,9 juta," kata Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dalam sambutannya di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (1/10/2026).