NADIKABAR.COM — MotoGP sedang menyiapkan sistem radio komunikasi untuk para pebalap yang ditargetkan mulai digunakan pada musim 2027. Namun, teknologi baru ini belum sepenuhnya mendapat sambutan positif dari para pebalap.

Salah satu yang mengeluhkan sistem tersebut adalah pebalap Red Bull KTM, Brad Binder. Saat menjalani pengujian di MotoGP Aragon, Binder menilai suara yang dihasilkan radio terlalu bising.

"Suaranya sangat bising. Saat semua motor meraung hingga batas putaran mesin di grid start, suasananya begitu intens. Itulah sebabnya Anda merasa terbantu dengan adanya penyumbat telinga," ujar Binder, dikutip dari Speedweek, Rabu (9/9).

Pebalap penguji KTM, Pol Espargaro paham mengapa sejumlah pebalap menolak radio komunikasi. Sebab, ketika di lintasan, mereka butuh konsentrasi. Meski demikian dia tetap mendukung pengembangan teknologi tersebut.

"Tidak selalu mudah mengembangkan sesuatu bersama para pebalap yang sepenuhnya fokus pada balapan dan semuanya berkata: 'Saya tidak ingin ada hal baru, saya tidak ingin mencoba apa pun.' Saya berkata kepada Sergi: teruslah maju," kata Espargaro.