Etape 3: Pengembaraan di Gerbang Pulau Sumatera
MTBN kemudian bergerak menuju Lampung, khususnya Lampung Selatan. Peserta disuguhi panorama pesisir berpasir putih dengan latar Gunung Rajabasa yang ikonik.
Eksplorasi berlanjut menuju Pulau Pahawang. Peserta melakukan snorkeling untuk melihat langsung Taman Nemo. Tidak hanya berwisata, perjalanan ini turut membawa misi kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan CSR penanaman mangrove bersama komunitas Journalist MAX Community (JMC) sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
Etape 4: Harmoni Alam dan Budaya Tatar Sunda
Memasuki Pulau Jawa, rombongan menyusuri sejumlah wilayah di Jawa Barat, mulai dari Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, hingga Cirebon. Perjalanan melewati Jalur Cijapati, Kampung Naga, terasering Panyaweuyan, Ciboer Pass, hingga Keraton Kasepuhan. Rute yang memadukan kawasan pegunungan, pedesaan, dan perkotaan membuat etape ini memiliki karakter perjalanan yang komplet.
Etape 5: Susur Jalur Selatan Menuju Teluk Pacitan
Eksplorasi Jawa berlanjut dari Yogyakarta menuju Pacitan, Jawa Timur. Peserta melewati jalur perkotaan, pedesaan, perbukitan, hingga pesisir selatan.
Setibanya di Pacitan, rombongan mengunjungi destinasi unggulan seperti Pantai Srau dan Tanjung Klayar. Perjalanan juga dilengkapi dengan menyusuri Sungai Maron menggunakan kapal nelayan. Lanskap tebing, perbukitan karst, pantai, serta jalur pesisir selatan menjadikan perjalanan menuju Pacitan salah satu eksplorasi alam yang menarik dalam rangkaian MTBN.
Etape 6: Dari Kaldera Batur hingga Pesisir Amed
Setelah Pulau Jawa, perjalanan berlanjut ke Bali. Peserta mengeksplorasi Kintamani dan Danau Batur sebelum menyusuri perairan menggunakan kapal tradisional Songan.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pantai Amed di Bali Timur untuk menikmati jalur pesisir dengan panorama laut dan karakter alam yang berbeda dari kawasan pegunungan Kintamani.