Secara mendasar, program ini merupakan bentuk investasi publik strategis (public investment in human capital) yang sangat fundamental. Mengacu pada pemikiran ekonomi modal manusia jadul ala Becker (1964) dan Schultz (1961), pengeluaran negara untuk kesehatan dan gizi anak adalah bentuk akumulasi modal manusia yang memberikan tingkat imbal hasil (rate of return) sangat tinggi bagi produktivitas dan daya saing bangsa di masa depan.

Secara fisiologis, pemenuhan gizi adalah prasyarat paling awal sebelum proses pembelajaran di sekolah dapat berlangsung secara optimal. Ketika seorang anak hadir di kelas dalam keadaan lapar atau kekurangan zat gizi mikro, fungsi kognitif otak akan terganggu akibat penurunan kadar gula darah dan kelelahan mental.