Ia kembali menegaskan anggaran insentif Rp1 triliun tersebut tidak dikhususkan untuk MBG. Program tersebut hanya akan menambah kriteria penilaian di samping indikator yang sudah berlaku.
"Jadi Rp1 triliun itu bukan hanya khusus untuk MBG, melainkan menambah kriteria baru, menambahkan yang selama ini sudah jalan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Sudaryono mengatakan pelaksanaan MBG ke depan tidak cukup hanya mengejar besarnya program dan jumlah penerima manfaat. Pemerintah juga perlu memastikan target program tercapai serta makanan yang disediakan memiliki kualitas baik dan dapat diterima oleh penerima manfaat.
"Sehingga anak-anak tumbuh dan berkembang dengan baik karena MBG ini bukan program yang dikasih makan hari ini-besok, langsung kemudian kelihatan indikatornya. Ini adalah long-term development (pembangunan jangka panjang)," ucap Sudaryono.