"Di sini terbuka untuk pariwisata, tapi ada ketentuan atau SOP tertentu di lapas, yang mana demi pertimbangan keamanan dan sterilisasi. Jadi pengunjung hanya diizinkan ke kamar Bung Karno di Blok Timur Kamar 233," ujar Jajang.

Jajang menegaskan pihak lapas tak memungut biaya masuk pada wisatawan. Hal ini dikarenakan Lapas Sukamiskin berstatus zona integritas.

"Nggak ada tiket masuk, gratis, terutama bagi mahasiswa yang PKL atau penelitian, dipersilakan. Kita tidak pungut biaya pengunjung karena kita terbentur dengan wilayah zona integritas. Menuju WBK itu kan semua harus free, termasuk makanya parkir di depan tidak berbayar," terang Jajang.

Pihak lapas membatasi jumlah pengunjung yang masuk ke sel, demi kenyamanan dan keleluasaan yakni hanya lima orang. Pasalnya, luasan sel Bung Karno hanya sekitar 3x2 meter persegi.

"Kuota pengunjung yang masuk, karena kamar tidak terlalu luas, paling nyaman per lima orang yang masuk. Contoh ada 30 dalam satu rombongan, nah masuknya ganti-gantian lima orang. Waktu berkunjung fleksibel saja, tidak dibatasi berapa lamanya di dalam kamar Bung Karno," kata Jajang.

Jajang menyebut pihak lapas tak mengubah apapun di dalam sel Bung Karno. Hanya menaruh wewangian dan sejumlah buku terkait Bung Karno.