Meski berbeda dengan Taliban Afghanistan, namun TTP masih bersekutu dengan Taliban Afghanistan yang telah berkuasa sejak mengambil alih pemerintahan di tahun 2021.
Taliban Afghanistan menolak tuduhan negara tetangganya serta membantah telah memberikan tempat perlindungan kepada TTP, menyebut tuduhan tersebut sebagai masalah internal Pakistan.
Serangan Rabu(30/9) malam tersebut merupakan serangan ketiga dalam dua minggu terakhir yang digencarkan Pakistan.
Jumlah korban tewas akibat aksi teror di Pakistan telah meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir, terutama di provinsi-provinsi yang berbatasan dengan Afghanistan. Kelompok-kelompok Islamis dilaporkan telah merebut persenjataan modern saat penarikan pasukan AS dari Afghanistan dilakukan. Senjata tersebut kini digunakan dalam aksi melawan Pakistan.
Pakistan merespon hal tersebut dengan operasi militer di dalam negerinya sendiri, serangkaian serangan besar mulai Oktober 2025, hingga serangan udara berulang kali di wilayah Afghanistan.
Sejak Februari 2026, Islamabad menyatakan "perang terbuka" dengan Kabul menyusul meningkatnya serangan militan terhadap warga sipil dan pasukan keamanan di wilayah Pakistan. Kedua negara telah berupaya menggelar pembicaraan damai April silam untuk memperkuat gencatan senjata yang disepakati di bulan Maret.
Upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik antara kedua negara tetangga tersebut semakin dianggap telah menemui jalan buntu.