Ketiga lapisan tantangan ini membutuhkan respons yang berbeda, tetapi memiliki satu ukuran keberhasilan yang sama, yakni sejauh mana kerja kepolisian menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan oleh masyarakat dalam keseharian mereka.

Masalahnya bukan hanya bagaimana polisi bekerja, tetapi bagaimana polisi memahami perubahan masyarakat. Masyarakat sekarang sudah berubah. Cara mereka mendapatkan informasi berubah, cara menyampaikan kritik berubah, ekspektasi terhadap pelayanan negara juga berubah. Transformasi Polri dituntut untuk mampu menjawab berbagai persoalan tersebut.

Karena itu, enam program prioritas transformasi yang disampaikan Kapolri patut dibaca sebagai bagian dari upaya untuk menghubungkan kerja pembenahan organisasi dengan hasil yang diharapkan publik secara luas.