NADIKABAR.COM — Suasana belajar di sebuah ruang kelas sekolah luar biasa (SLB) itu perlahan berubah.
Jika sebelumnya suara guru menjadi penanda utama berlangsungnya pelajaran, kini perhatian para murid juga tertuju pada layar digital di hadapan mereka.
Di layar itu, gambar, video, audio, dan beragam materi pembelajaran hadir dalam bentuk yang lebih interaktif.
Sesekali tangan menyentuh permukaan layar, sementara suara dari materi yang diputar membantu sebagian murid mengikuti pelajaran dengan cara yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.
Bagi peserta didik dengan hambatan dan kemampuan yang beragam, kehadiran teknologi tersebut bukan sekadar menghadirkan perangkat baru di dalam kelas.