Dalam hal ini, institusi pendidikan melalui dukungan pemerintah harus terus beradaptasi agar jurang mismatch bisa ditekan. Dalam menghadapi masalah tersebut, pemerintah meluncurkan program prioritas berupa pemagangan nasional dan pelatihan vokasi nasional.
"Dan di lain sisi kita harus dari institusi pendidikan dan tentu didukung pemerintah kita harus terus melakukan penyesuaian agar mismatch yang tadi disebutkan tidak terjadi.Program pemerintah pemagangan nasional, vokasi nasional, tujuannya mengurangi mismatch tadi. Pemagangan untuk lulusan perguruan tinggi, pelatihan vokasi untuk lulusan SMA dan SMK," bebernya.
Magang nasional menyasar 150 ribu lulusan perguruan tinggi, sementara pelatihan vokasi menyasar 270 ribu lulusan SMA dan SMK. Skema ini disiapkan agar peserta bisa meningkatkan kompetensi maupun mengantongi pengalaman kerja.