"Targetnya besar, walaupun belum menjawab jumlah total semua angkatan kerja yang baru. Jadi kalau pemagangan 150 ribu, vokasi 270 ribu, itulah yang sekarang bagaimana negara hadir. Kita ingin yang lulus SMK bisa meningkatkan kompetensi, lulusan perguruan tinggi mendapatkan pengalaman di tempat kerja," imbuhnya.

Yasierli menambahkan, hasil evaluasi sementara menunjukkan perkembangan yang positif. Pemerintah pun berkomitmen terus membenahi program ini demi memperbesar peluang penyerapan tenaga kerja di industri.