Pendekatan ini memungkinkan perusahaan memanfaatkan sumber daya dan pengalaman yang tersedia tanpa harus membangun platform pembelajaran sendiri dengan biaya besar.
βIsu keterampilan masa depan merupakan tantangan bersama lintas sektor. Alih-alih setiap perusahaan merintis platform mandiri berbiaya besar, mari satukan potensi dan pengetahuan yang ada ke dalam wadah pembelajaran kolektif,β ujar Menaker Yassierli.
Di sisi pemerintah, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga tengah merampungkan pembangunan sistem informasi pasar kerja terpadu.
Sistem ini dirancang untuk memetakan ketersediaan tenaga kerja dan kebutuhan industri. Informasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pelatihan dan pengembangan kompetensi sesuai kondisi pasar kerja.
Pembangunan sistem tersebut mencakup pembaruan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI), penyusunan daftar okupasi kritis atau jabatan yang penting bagi kebutuhan industri, serta integrasi portal SIAPKerja dengan basis data Badan Pusat Statistik (BPS).