Pihak keluarga juga telah mengirimkan perwakilan untuk memantau perkembangan pencarian secara langsung.

Sumarsono mengatakan Yaya diketahui berangkat dari Surqbaya menuju Kalimantan. Sementara laporan mengenai keberadaan Yaya dalam daftar manifest kapal disampaikan pihak keluarga kepada pemerintah desa pada Senin.

Pemdes Sigong, lanjutnya, akan terus mendampingi keluarga selama proses pencarian berlangsung.

"Kami terus mendampingi keluarga. Selama belum ditemukan, kami tetap berharap korban masih ada dan bisa ditemukan dalam keadaan selamat," ujarnya.

Pemerintah desa juga berencana mengirimkan perwakilan menuju Jakarta untuk membantu memantau perkembangan pencarian sekaligus mendampingi pihak keluarga.

Mendengar kabar tersebut, Bupati Cirebon, Imron langsung menyampaikan belasungkawa dan rasa duka yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan di Desa Sigong.

Oleh karena itu, ia meminta kepada dinas teknis terkait untuk bergerak cepat dengan mengambil sejumlah langkah strategis.

Imron menyatakan agar BPBD langsung berkomunikasi secara langsung dengan pihak Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) guna mengoptimalkan serta memastikan operasi pencarian korban berjalan maksimal.

"Saya memerintahkan kepada dinas teknis terkait untuk segera turun tangan mendatangi kediaman keluarga korban guna memberikan pendukung moril sekaligus memantau penanganan proses pencarian," ucapnya kepada NadiKabar.

Imron juga meminta kepada Camat Lemahabang agar proaktif berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan keluarga korban selalu mendapatkan informasi yang transparan dan akurat selama proses pencarian berlangsung.

"Camat sebagai kepanjangan tangan saya di wilayah harus segera tanggap dan melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah desa setempat untuk memastikan semuanya terpantau dengan baik," terangnya.