NADIKABAR.COM — Menteri Perdagangan Budi Santoso mengakui harga kedelai yang menjadi bahan baku tahu dan tempe naik. Lonjakan harga ini dipicu oleh dinamika perdagangan global, termasuk gejolak harga minyak dunia.
"Sekarang kan memang kondisi perdagangan global, harga minyak dan sebagainya," ujar Budi di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).
Budi menyebut berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga kedelai saat ini berada di kisaran Rp 13.200/kilogram (kg). Menurut Budi, angka ini naik dari sebelumnya yang berada di level Rp 12.000/kg.
Terkait kenaikan harga kedelai, Budi telah berkomunikasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Ia menyebut jalan keluar dari kenaikan harga kedelai ini akan dibahas dalam rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), termasuk opsi pemberian subsidi yang pernah dilakukan sebelumnya.