"Harga kedelai sekarang saya cek di SP2KP kan Rp 13.200-an ya kalau salah ya. Dari Rp 12.000an. Tadi kami juga sudah komunikasi dengan Kemenko Pangan. Nanti secepatnya kita akan adakan rapat. Kalau dulu kan sudah dikasih subsidi ya. Nah nanti kita tunggu arahan pimpinan apakah subsidi ada," beber ia.
Sebelumnya, harga kedelai ini memicu perajin memperkecil ukuran tahu dan tempe. Harga kedelai yang sebelumnya Rp 9.500/kg kini menjadi Rp 11.600/kg, bahkan ada yang mencapai Rp 12.000/kg di beberapa daerah.
Wakil Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Kusnoto mengatakan, tekanan usaha pada 2026 dinilai lebih berat dibandingkan 2022 karena kenaikan tidak hanya terjadi pada kedelai. Perajin juga menghadapi kenaikan berbagai biaya mulai dari bahan bakar minyak (BBM), plastik kemasan, hingga ongkos angkutan.