"KB pascapersalinan adalah kunci awal untuk mengatur dan mengendalikan angka kelahiran, yang berarti titik awal untuk melaksanakan keluarga berencana," tutur Wihaji.

Untuk memperluas akses layanan KB pascapersalinan, Kemendukbangga/BKKBN terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Kesehatan dan TNI/Polri untuk memperluas edukasi dan memperkuat pelayanan kontrasepsi sesuai kebutuhan keluarga.

Dengan menjadikan KB pascapersalinan sebagai salah satu pintu masuk perencanaan keluarga, Kemendukbangga/BKKBN berupaya membangun fondasi kesejahteraan sejak awal kehidupan. Keluarga yang sehat dan terencana menjadi modal penting bagi lahirnya generasi berkualitas, sekaligus fondasi Indonesia yang lebih maju.