Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Mendukbangga: TPK perlu terus edukasi keluarga soal risiko stunting
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengemukakan pentingnya petugas di lini lapangan yakni tim pendamping keluarga (TPK
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 5 November 2026 pukul 18:07 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Oleh karena itu, petugas lapangan perlu terus meyakinkan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting melalui pendampingan keluarga, perubahan perilaku, serta intervensi sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.
"Yang terakhir adalah membangun, meyakinkan, dan mengedukasi. Ini tantangan yang harus dihadapi para petugas di lini lapangan," ucap Wihaji.
Kemendukbangga/BKKBN selama dua tahun program Genting telah menjangkau sedikitnya 1,3 juta keluarga berisiko stunting dan telah melibatkan 182.682 mitra orang tua asuh (OTA) dengan jumlah bantuan Rp96,3 miliar rupiah per Oktober 2026.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.