"Kepada mereka yang jelas-jelas ingin menggunakan kekerasan ini sebagai 'pemanasan' sebelum pemilihan presiden, saya katakan dengan tegas Kami tidak akan membiarkan diri kami diintimidasi. Tidak seorang pun akan memaksakan agenda politik mereka melalui kekerasan," tulisnya melalui unggahan di X.
Sekitar 1.200 orang telah ditangkap sebagai bagian dari protes tersebut. Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez mengatakan sekitar 550.000 orang mengikuti demo tersebut di seluruh negeri. Namun serikat pekerja CGT mengatakan diperkirakan jumlah demonstran mencapai 800.000 orang.
Lecornu menyatakan lebih dari 150 petugas kepolisian terluka dalam aksi tersebut, namun ia tidak menyebutkan apakah ada pengunjuk rasa yang turut terluka.
Presiden Emmanuel Macron berjanji untuk menuntut dan menghukum orang-orang yang telah melakukan serangan tersebut.
"Kita semua akan bersatu melawan para penebar kekacauan, yang hanya berusaha merusak institusi kita dan mencegah mereka yang secara damai menyampaikan tuntutan mereka untuk melakukannya," tulisnya dalam sebuah unggahan di X.
Belgia, Portugal, dan Italia juga menghadapi protes skala kecil pada hari Sabtu karena biaya hidup meningkat di Eropa. Sementara itu massa demo di Albania juga berunjuk rasa menentang korupsi pemerintah, kurangnya lapangan kerja, dan standar pendidikan yang buruk.
Dalam demo yang sebagian terinspirasi oleh protes di Prancis, beberapa ratus orang, sebagian besar anak muda, juga berdemonstrasi di Brussels. Beberapa di antaranya juga bentrok dengan polisi.
Kelompok mahasiswa Belgia mengatakan mereka memprotes kenaikan biaya pendidikan dan reformasi yang mereka khawatirkan akan membuat pendidikan tinggi kurang terjangkau.
Di Albania, polisi menembakkan apa yang tampak seperti peluru karet ke arah para demonstran selama hari kelima demonstrasi mahasiswa massal yang menyerukan Perdana Menteri Edi Rama untuk mundur.
Di Portugal, puluhan ribu orang turun ke jalan-jalan Lisbon setelah beberapa hari kerusuhan untuk memprotes biaya perumahan dan biaya hidup lainnya. Harga perumahan di Portugal telah berlipat ganda sejak 2017, memicu salah satu krisis keterjangkauan terburuk di Eropa.
Di Italia, demo yang menentang biaya hidup tinggi di Milan berubah menjadi kekacauan, dengan polisi membersihkan alun-alun katedral pusat dengan gas air mata. Polisi di Bologna menggunakan meriam air untuk mencoba membubarkan massa dan melakukan tujuh penangkapan setelah protes lain berubah menjadi kekerasan, lapor kantor berita ANSA.