4. Penggunaan gawai yang berlebihan

Kebiasaan menatap layar smartphone sebelum tidur turut memperburuk kondisi ini. Paparan blue light dari gawai menekan produksi hormon melatonin (hormon pemicu tidur). Selain itu, konten yang kita konsumsi di media sosial sering kali memicu respons emosional, banding-bandingan sosial, atau kecemasan baru yang terus berputar di otak sewaktu kita mematikan layar.

Dari banyaknya pemicu yang sudah dijelaskan di atas untuk memutus rantai overthinking di malam hari, mungkin bisa mencoba metode brain dump menuliskan semua kekhawatiran di buku catatan sebelum naik ke tempat tidur untuk "mengeluarkan" beban dari pikiran. Melatih pernapasan lambat atau meditasi ringan juga sangat membantu menenangkan sistem saraf pusat agar tubuh siap memasuki fase istirahat dengan lebih tenang, demikian merangkum sejumlah sumber.