Kebiasaan tidur terlalu larut juga bisa menjadi penyebab seseorang mudah mengantuk saat mendengarkan khotbah Jumat.
Ketika waktu tidur malam tidak mencukupi, tubuh mengumpulkan dorongan tidur yang semakin besar selama seseorang terjaga. Akibatnya, kemampuan untuk mempertahankan konsentrasi dan kewaspadaan dapat menurun pada siang hari.
Misalnya, seseorang yang tidur larut karena bekerja, bermain gim, atau terlalu lama menggunakan ponsel mungkin masih merasa segar ketika bangun pagi. Namun, rasa kantuk bisa muncul beberapa jam kemudian, terutama ketika sedang duduk dalam suasana yang relatif tenang.
Jika kondisi tersebut terjadi berulang kali setiap Jumat, ada baiknya mengevaluasi kebiasaan tidur selama hari kerja maupun malam sebelumnya.
3. Perut kenyang setelah makan siang
Sebagian orang terbiasa makan terlebih dahulu sebelum berangkat ke masjid. Kebiasaan ini tidak menjadi masalah, tetapi rasa kantuk dapat terasa lebih kuat apabila waktu makan bertepatan dengan penurunan kewaspadaan alami tubuh.
Menurut Cleveland Clinic, rasa kantuk setelah makan atau postprandial somnolence dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk sinyal dari saluran pencernaan, perubahan zat metabolisme dalam darah, serta mekanisme otak yang mengatur kewaspadaan.
Porsi makan yang besar juga dapat membuat sebagian orang merasa lebih lesu setelah makan.
Karena itu, jika Anda sering merasa mengantuk saat Jumatan setelah makan siang, cobalah memperhatikan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi. Makan secukupnya dan memilih menu seimbang dapat membantu mengurangi rasa terlalu kenyang.
Meski begitu, rasa kantuk setelah makan tidak semata-mata disebabkan oleh makanan. Jam biologis tubuh dan kualitas tidur juga berperan penting.