Melalui Sandbox Desain Chip Merah Putih, Peruri berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan menyediakan lingkungan eksperimen digital yang dapat diakses secara gratis melalui peramban web.
Platform ini memungkinkan mahasiswa, peneliti, pelaku industri, hingga perusahaan rintisan untuk mempelajari, menguji, dan merancang chip tanpa harus langsung mengeluarkan biaya besar untuk produksi fisik.
Direktur Utama Peruri Teguh Arief Indratmoko mengatakan fasilitas tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia.
"Melalui perancangan chip secara mandiri, PERURI berkomitmen menghadirkan standar keamanan tertinggi untuk melindungi dokumen serta data strategis bangsa dari ancaman siber, sekaligus mendorong efisiensi devisa dan memperkokoh posisi Indonesia di ekosistem semikonduktor global," kata Teguh dalam keterangan resmi Peruri, Senin (27/7)
Berdasarkan perkembangan terbaru yang disampaikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Senin (2/11), pengembangan Chip Merah Putih saat ini telah mencapai tahap penyiapan ekosistem desain bersama sejumlah mitra.
Salah satu fasilitas yang telah digunakan adalah sandbox desain chip yang dimanfaatkan dalam kegiatan hackathon. Kegiatan tersebut diikuti 98 tim dari 41 perguruan tinggi dengan melibatkan 338 mahasiswa.
Selain pengembangan ekosistem desain, pemerintah juga mendorong penelitian semikonduktor melalui kerja sama dengan sejumlah kampus.
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman menyampaikan salah satu program penelitian tersebut ditargetkan selesai pada Mei 2028.