NADIKABAR.COM — Spirulina kini dikenal luas di seluruh dunia sebagai superfood kaya nutrisi yang dikonsumsi dalam bentuk bubuk maupun suplemen. Namun, mikroorganisme berwarna hijau-biru ini bukanlah penemuan baru. Spirulina memiliki sejarah evolusi yang sangat tua, bahkan telah dimanfaatkan oleh peradaban kuno abad ke-16 sebagai sumber pangan utama.

Evolusi alami dan karakteristik biologis

Spirulina secara biologis merupakan sianobakteri (cyanobacteria) atau mikroalga bersel tunggal berbentuk spiral yang termasuk dalam genus Arthrospira (terutama spesies Arthrospira platensis dan Arthrospira maxima).

Secara alami, spirulina tumbuh subur di danau-danau tropis dan subtropis yang memiliki kadar garam tinggi (alkaline lakes). Lingkungan alkali dengan tingkat pH tinggi inilah yang memungkinkan spirulina berkembang pesat tanpa terganggu oleh mikroorganisme lainnya.