Mereka juga mengikuti pembinaan mental dan kerohanian serta diperkenalkan pada usaha sederhana, seperti penjualan kopi dan teh maupun jasa cuci motor.

Kegiatan tersebut memiliki nilai pendidikan sosial. Melayani kebutuhan orang lain, menjaga kebersihan, dan bekerja mengikuti jadwal dapat melatih disiplin serta empati.

Peserta diajak memahami bahwa tanggung jawab tidak berhenti pada pengakuan atas kesalahan, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan yang bermanfaat.