NADIKABAR.COM — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengenang sosok Almarhum Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo (Subagyo HS) sebagai sosok yang berdedikasi tinggi selama aktif berdinas di TNI AD.
"Almarhum Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo merupakan salah satu putra terbaik bangsa yang telah memberikan pengabdian panjang kepada TNI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Sjafrie dalam unggahannya di akun instagram @sjafrie.sjamsoeddin, Selasa.
Dia melanjutkan, Subagyo juga dianggap berhasil ketika menjabat beberapa jabatan strategis kala itu yakni Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) dan Kepala Staf TNI AD (KSAD).
Sjafrie berharap semangat almarhum dalam menjalankan tugas dapat menjadi contoh untuk para perwira muda TNI AD.
Sebelumnya, Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih, Yogyakarta, Senin (19/10), pukul 16.20 WIB.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.
"Betul, kita semua berduka atas kepulangan beliau dan sama-sama kita doakan semoga husnul khotimah," kata Nas melalui lewat pesan singkat.
Subagyo HS merupakan perwira TNI lulusan Akabri Magelang tahun 1970. Perwira TNI jebolan korps Kopassus itu memiliki rekam jejak karir yang gemilang.
Tahun 1994-1995, dia menempati posisi strategis sebagai Danjen Kopassus dengan pangkat bintang dua.
Di posisi itulah Subagyo menjadi komandan Prabowo yang saat itu berpangkat bintang satu sebagai wakil komandan jenderal (Wadanjen Kopassus)
Setelah itu, posisi Subagyo sebagai Danjen Kopassus digantikan oleh Prabowo.
Karir Subagyo pun semakin meroket hingga akhirnya dia berhasil menjabat sebagai KSAD pada Februari 1998 sampai November 1999.
Subagyo juga tercatat sebagai satu satunya jenderal Angkatan Darat yang menjabat KSAD di tiga periode presiden, yakni Soeharto, BJ Habibie, dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Subagyo telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Jakarta Selatan Kalibata dengan tata upacara kemiliteran, siang ini.