Ia menambahkan ketika seseorang meluapkan emosi disertai menyalahkan kita, upaya menenangkan dan memberikan penjelasan dapat dilakukan jika situasinya memungkinkan. Ketika dijadikan tempat pelampiasan dan ada unsur disalahkan itu juga perlu untuk mengklarifikasi.

Namun jika mengklarifikasi itu juga menjadi seolah-olah tidak mempan, tidak ada dampak atau malah lebih terus disalahkan, penting untuk menetapkan batasan diri atau self-boundaries, serta mengarahkannya untuk mendapatkan bantuan dari tenaga profesional.

β€œKalau tidak memungkinkan ya beri batasan diri terhadap orang tersebut gitu, karena kita juga harus kenal kesanggupan kita untuk menanggapi orang tersebut sejauh apa,” saran dia.