Para petani di kawasan tersebut dapat memanen kangkung sekitar satu kali dalam sebulan. Siklus panen tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan yang terus diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Harga kangkung yang telah dipanen mencapai sekitar Rp14.000 per ikat. Besaran harga tersebut menjadi pendapatan bagi petani setelah melalui proses penanaman dan perawatan selama kurang lebih satu bulan.
Meski demikian, proses menanam kangkung tidak selalu berjalan mudah. Kondisi cuaca yang tidak menentu dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman, terutama ketika curah hujan dan ketersediaan air berubah.