Robert David Putnam, ilmuwan politik asal Amerika Serikat dan profesor emeritus kebijakan publik di Harvard University, membantu menjelaskan persoalan tersebut.

Dalam Bowling Alone (2000), ia menunjukkan pentingnya modal sosial: jaringan hubungan dan kepercayaan yang memungkinkan masyarakat bekerja bersama. Ketika hubungan lintas kelompok melemah, kerja sama kehilangan penyangga sosialnya, kata Putnam.

Pelajaran bagi Indonesia jelas. Persatuan memerlukan pengalaman bekerja bersama, bukan hanya seruan di podium. Sekolah, koperasi, kelompok tani, dan komunitas nelayan dapat mempertemukan warga berbeda pilihan politik dalam kepentingan yang sama. Program Presiden berpeluang memperkuat persatuan apabila manfaatnya menjangkau warga secara adil, termasuk mereka yang tidak memilihnya. Seperti sudah selama ini.