Ia mencontohkan apabila MSCI tidak merekomendasikan saham Indonesia kepada investor Amerika, Eropa, maupun Asia, lembaga lain seperti S&P masih bisa memberikan rekomendasi.
Airlangga pun mengimbau pelaku pasar untuk tidak panik, terlebih karena kinerja IHSG tercatat kembali pulih dan berada di zona hijau dalam tiga hari terakhir.
Selain itu, ia yakin investor yang menanamkan modalnya akan tetap mendapatkan kepastian imbal hasil (return) yang jelas dari dividen yang dibayarkan oleh masing-masing emiten.
"Kita tidak perlu khawatir apalagi dalam tiga hari terakhir kan pasar modal berada dalam jalur hijau. Kedua, yang investasi dalam jalur hijau ini return-nya jelas dari dividen yang dibayar oleh masing-masing emiten," ujar Airlangga.