Dalam dialog tersebut, sejumlah manajer dari Banyumas, Kediri, dan Blitar menyampaikan kendala pasokan barang yang belum konsisten. Mereka juga menyampaikan kebutuhan biaya operasional.

Zulkifli mencatat berbagai masukan itu sebagai bahan monitoring dan evaluasi. Pencatatan dilakukan agar persoalan di lapangan dapat ditindaklanjuti.

"KDKMP merupakan program baru dengan pekerjaan besar yang harus kita jalankan bersama. Pasti ada tantangan dalam pelaksanaannya. Karena itu, saya ingin mendengar langsung laporan dari para manajer, mencatat masalahnya, dan mengevaluasi tindak lanjutnya secara rutin," tutur dia.

Dalam rangka mengatasi kendala pasokan, Zulkifli mendorong manajer aktif berkoordinasi dengan Agrinas dan BUMN pemasok terdekat. Koordinasi langsung di wilayah dapat membantu mempercepat pengecekan stok dan penyelesaian persoalan operasional.