Menurut Zulkifli, dukungan tersebut diperlukan agar nelayan memiliki sarana produksi yang memadai dan daya tawar lebih kuat ketika menjual hasil tangkapan.
Ia mencontohkan nelayan kerap terpaksa menjual ikan dengan harga rendah karena hasil tangkapan mudah membusuk jika tidak segera terjual.
"Nelayan kita rajin, dapat ikan banyak. Nanti sampai di darat harusnya harga hasil tangkapnya Rp5 juta, ditawar Rp1 juta dia harus jual, karena kalau tidak jual ikannya busuk," ujarnya.
Zulkifli menilai penguatan kesejahteraan nelayan juga penting untuk mengoptimalkan potensi laut Indonesia dan meningkatkan kemampuan nelayan dalam menjaga sumber daya kelautan.