NADIKABAR.COM — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendesak Meta yang menaungi Facebook, Threads, hingga Instagram untuk segera menonaktifkan akun anak.
Hal itu disampaikan langsung oleh Meutya saat bertemu dengan Vice President & Head of Global Public Policy Meta, Kevin J. Martin dan Vice President & Global Head of Safety Meta, Antigone Davis di New York, Amerika Serikat Rabu (23/9/2026).
Permintaan Pemerintah RI terhadap Meta ini untuk menegaskan kembali kewajiban Meta menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) secara konkret demi melindungi anak-anak di ruang digital.
"Dengan skala dan pengaruh Meta yang besar di Indonesia, terdapat tanggung jawab yang jauh lebih besar. Kami menuntut kontrol usia yang lebih ketat, desain produk yang lebih aman, penegakan konsisten, serta pelaporan berkala yang terukur kepada pemerintah demi pelindungan nyata bagi anak-anak," tegas Meutya dikutip dari siaran pers yang dikutip NadiKabar, Jumat (25/9/2026).