NADIKABAR.COM — Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha C. Nasir menegaskan bahwa bagi Indonesia multilateralisme bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

“Bagi Indonesia, multilateralisme bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan,” kata Menlu Arrmanatha dalam pidatonya di hadapan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin.

Menlu menyampaikan bahwa ketika dunia justru paling membutuhkan kerja sama, ruang untuk dialog multilateral semakin menyempit.

Oleh sebab itu, Menlu Arrmanatha menyerukan pentingnya reformasi di dalam tubuh PBB agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan abad ke-21.