NADIKABAR.COM — Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mengungkapkan salah satu produsen industri dalam negeri mengalami kekurangan pasokan gula rafinasi sebanyak 15 ribu ton.

Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi hingga Desember 2026, perusahaan itu terancam menghentikan kegiatan produksinya.

Hal tersebut disampaikan Sarmuji saat memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi industri manufaktur untuk meningkatkan utilisasi atau pemanfaatan kapasitas produksi.

Sarmuji mengatakan ketersediaan bahan baku menjadi salah satu syarat penting agar industri dapat menjaga kegiatan produksinya.