Sarmuji mengatakan sejumlah persoalan industri juga tidak dapat diselesaikan Kementerian Perindustrian sendiri. Karena itu, koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain, mulai dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan hingga Kementerian Keuangan perlu diperkuat.
Ia mencontohkan kebijakan impor sebagai salah satu persoalan yang membutuhkan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan. Menurutnya, pembukaan keran impor tanpa mempertimbangkan pembatasan untuk komoditas tertentu dapat memberikan tekanan terhadap industri dalam negeri.
"Kalau izin impor itu terbuka sedemikian rupa tanpa ada pertimbangan untuk membatasi, pasti sektor industri dalam negeri itu akan sulit bertahan untuk jenis-jenis barang tertentu. Nah itu kita butuhkan kerja sama dengan banyak sekali stakeholder," tutup Sarmuji.