Meski demikian, Sarmuji mengingatkan bahwa upaya penyerapan tenaga kerja lokal harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM). Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk menyiapkan pekerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan perusahaan.
"Tetapi tantangannya memang harus ada timbal balik. Industri oke mereka setengah diwajibkan untuk menyerap lapangan kerja dari masyarakat lokal, tapi tentu pemerintah daerah juga harus berjuang keras juga untuk menyediakan tenaga kerja yang match dengan industri yang ada di sekitar situ," ujarnya.
Menurut Sarmuji, perusahaan tidak bisa dipaksakan merekrut pekerja lokal apabila keterampilan yang dimiliki tidak sesuai dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi di daerah juga harus berperan dalam menyiapkan tenaga kerja.