"Karena kalau nggak kan nggak mungkin industri dipaksa tapi ternyata tenaga kerjanya nggak match dengan yang dibutuhkan gitu. Jadi, dunia pendidikan juga harus terlibat, vokasi-vokasi di daerah itu juga harus tumbuh untuk menyesuaikan dengan jenis industri yang ada di daerah itu," jelasnya.

Sarmuji mencontohkan salah satu industri kaca di Gresik yang mampu menyerap hingga 70% tenaga kerja lokal. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kesiapan tenaga kerja di sekitar kawasan industri.

"Ya dan Alhamdulillah misalnya di Gresik kemarin ada satu industri kaca ya itu bisa menyerap 70% warga lokal karena tenaga kerjanya juga siap," tutup Sarmuji.