NADIKABAR.COM — Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong pembangunan pusat data atau data center ditempatkan di kawasan khusus. Hal ini untuk mengantisipasi konflik penggunaan sumber daya, terutama air dan listrik, dengan masyarakat sekitar.
Sarmuji mengatakan, data center membutuhkan pasokan air dan listrik dalam jumlah besar, salah satu opsi yang diusulkan membangun data center di dekat pantai agar kebutuhan air dapat dipenuhi melalui proses desalinasi air laut.
"Jangan sampai data center itu rebutan air dengan kawasan perumahan atau pemukiman itu nanti akan jadi konflik. Jadi perlu satu tempat khusus, mungkin lebih dekat dengan pantai supaya airnya berasal dari desalinasi air laut dan lain sebagainya harus dipikirkan sampai ke sana," ujar Sarmuji usaibertemu Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia di Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).
Sementara itu, Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana berharap pembangunan data center dapat diarahkan masuk ke kawasan industri. Dengan begitu, pengawasan serta pengelolaan kebutuhan air dan listrik dapat dilakukan lebih mudah.