Sarmuji juga mengungkap rencana pengembangan kawasan industri tematik di luar Jawa untuk mendorong pemerataan ekonomi, salah satu contohnya pengembangan kawasan industri berbasis bauksit di Kalimantan Barat yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Di sisi lain, Kemenperin dan HKI sepakat membentuk task force untuk mengidentifikasi hambatan di kawasan industri. Persoalan tersebut mencakup pertanahan, perizinan, bahan baku, konektivitas, hingga infrastruktur yang sebagian berada di luar kewenangan Kemenperin.
Hasil identifikasi akan menjadi dasar bagi Kemenperin untuk berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang menghambat pertumbuhan kawasan industri.