NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman geram dengan praktik mafia pangan yang dinilainya tak kunjung selesai. Ia menyoroti penegakan hukum yang hanya menyasar jajaran direksi perusahaan, sementara pemilik perusahaan justru tidak tersentuh.

Hal tersebut disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Menurutnya, praktik permainan harga pangan akan terus berulang apabila pihak yang berada di balik perusahaan tidak ikut ditindak.

"Jujur kalau melihat ini sudah sangat kesal saya lihat permainan-permainan ini semua. Sampai kami, jangankan satu periode, 10 periode nggak selesai ini masalah. Kami jamin nggak selesai ini masalah. Kami ini kejar terus, dan yang dimasukkan (ke penjara) ini cuma direksinya, ownernya tidak masuk," kata Amran dalam rapat di Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).