Bisnis
HALAMAN 2 DARI 3
Mentan Ungkap Aksi Culas Bisnis Beras, Masyarakat Rugi Rp 89 Triliun
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap praktik curang dalam penjualan beras fortifikasi. Produk yang diklaim mengandung gizi tertentu ternyata tidak sesuai kenya
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 1 September 2026 pukul 21:12 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Harga beras 90% itu tidak benar dan dijual, jadi harusnya ini harga barang, Rp 13.000, tapi dijual Rp 20.000. dijual ada yang Rp 56.000," kata Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam rapat dengan Komisi IV DPR, Jakarta, Selasa (1/8/2026).
Ia juga menyebut izin produk yang bermasalah akan ditindaklanjuti, termasuk kemungkinan pencabutan izin.
Amran menilai label fortifikasi digunakan untuk memberikan kesan bahwa beras memiliki nilai tambah, meski kandungan vitamin yang diklaim tidak ditemukan dalam pemeriksaan.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.