"Endingnya adalah ketika, itu akan berhasil ketika stunting udah tidak ada lagi. Jadi, seluruh lini, begitu stunting itu nol, itu artinya asupan protein pada masyarakat sudah betul-betul sudah terjadi dengan baik. Ini juga menjadi salah satu program yang diinginkan oleh bapak presiden [Prabowo Subianto]," ujar Trenggono menambahkan.

Trenggono mengatakan program ini sejalan dengan visi pemerintahan untuk memperbaiki kualitas gizi generasi bangsa, karena protein berperan sentral dalam pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.

Langkah nyata yang diambil melibatkan kolaborasi lintas pihak, mulai dari peneliti, perguruan tinggi, hingga pelaku industri pangan. Semangat ini diharapkan mempercepat lahirnya beragam produk pangan berprotein tinggi yang terjangkau, lezat, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.