Jembatan Wae Pesi yang berada pada ruas Ruteng-Reo-Kedindi menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus karena akses jalan tersebut terhubung langsung dengan Pelabuhan Reo yang memiliki depo Pertamina untuk distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Berdasarkan hasil pemeriksaan BPJN NTT, kerusakan yang teridentifikasi meliputi retakan pada oprit jembatan, expansion joint, serta bagian daerah aliran sungai (DAS).
Untuk mempercepat penanganan, peralatan didatangkan dari Jakarta dan saat ini dalam perjalanan. Rehabilitasi ditargetkan mulai dilakukan paling lambat pertengahan September 2026 sehingga fungsi jembatan dapat segera dipulihkan dan gangguan perjalanan masyarakat pada jalur tersebut tidak berlangsung lama.
Selanjutnya, Menteri Dody meninjau Jembatan Wae Dampek yang membentang di Sungai Wae Laing, Kabupaten Manggarai Timur. Jembatan sepanjang 60 meter dengan tipe rangka baja tersebut berada pada ruas Wae Gongger-Batas Kabupaten Manggarai-Pota.