Melalui Brenx Street Fighter, Martinus berharap anak-anak muda memiliki ruang untuk menyalurkan energi dan minat mereka secara lebih terarah. Di tengah ancaman konflik jalanan yang masih membayangi remaja, komunitas ini berupaya menjadikan tinju sebagai sarana pembinaan untuk menumbuhkan kedisiplinan, sportivitas, dan semangat mengembangkan potensi diri.

⁠Seorang anggota Brenx memasang pelindung pergelangan.

⁠Seorang anggota Brenx memasang pelindung gigi.

⁠Reynaldi Martinus Bagus Saputro (29).