Karbon monoksida merupakan gas yang dapat terbentuk dari pembakaran tidak sempurna bahan yang mengandung karbon. Sumbernya antara lain kebakaran hutan dan lahan, pembakaran biomassa, serta aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil.
Dalam kondisi tertentu, karbon monoksida dari kebakaran dapat terbawa angin dan menyebar jauh dari lokasi sumbernya. Karena itu, pengamatan satelit berguna untuk membantu ilmuwan mempelajari persebaran gas di atmosfer dalam cakupan wilayah yang luas.
Meski demikian, peta tersebut tidak serta-merta menunjukkan lokasi kebakaran secara langsung. Konsentrasi karbon monoksida yang tinggi dapat berkaitan dengan berbagai sumber emisi dan dipengaruhi pergerakan massa udara. Untuk mengetahui penyebab kemunculannya di suatu wilayah, data satelit perlu dibandingkan dengan informasi kebakaran, kondisi angin, serta pengamatan atmosfer lainnya.