Di atas kapal, peneliti dan pegiat konservasi bersiap dengan perlengkapan survei. Sebagian anggota tim mengenakan kaos biru tua bermotif hiu martil bertuliskan Lucipara — simbol kerja sama menjaga salah satu kawasan laut penting di Maluku itu.
Kepulauan Lucipara berada di Laut Banda, selatan Selat Manipa, dan tidak jauh dari Pulau Seram. Wilayah ini memiliki terumbu karang, habitat penyu, serta bentang alam bawah laut berupa seamount atau gunung bawah laut yang dapat memengaruhi pergerakan massa air dan ketersediaan nutrisi bagi kehidupan laut.
Kekayaan itu menjadikan Lucipara bagian dari identitas maritim Maluku yang perlu dirawat, bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kehidupan masyarakat dan aktivitas perikanan yang bergantung pada sumber daya lautnya.
Namun, kekayaan alam yang tersembunyi di kepulauan terpencil itu memiliki tantangan tersendiri. Jarak dari pusat permukiman, keterbatasan transportasi, dan perlunya pengawasan rutin membuat perlindungan kawasan itu tidak cukup hanya mengandalkan penetapan status konservasi.