Pengujian ini menggunakan tolok ukur (benchmark) baru bernama SDBench yang dikembangkan Microsoft dari ratusan laporan kasus medis nyata.

Hasil pengujian menunjukkan keunggulan mutlak dari sistem AI kembangan Microsoft saat diadu dengan dokter manusia:

Selain lebih akurat, sistem AI ini juga mampu merumuskan langkah penanganan dengan estimasi biaya tes laboratorium yang lebih efisien dibandingkan estimasi dokter manusia.

CEO Microsoft AI, Mustafa Suleyman, menyebut pencapaian ini sebagai tonggak sejarah penting di industri kesehatan global.