NADIKABAR.COM — Microsoft menawarkan paket pesangon sukarela kepada sekitar 60 ribu karyawan atau sekitar lebih dari seperempat total tenaga kerjanya di seluruh dunia.
Mengutip Reuters, langkah ini diambil raksasa teknologi tersebut untuk menekan biaya operasional sekaligus membantu membiayai investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Seorang sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa karyawan di seluruh divisi pembuat Windows berhak menerima tawaran tersebut. Adapun divisi yang termasuk meliputi pengalaman AI, Copilot, keuangan, sumber daya manusia, Xbox, serta Windows + Devices.
Kendati demikian, sumber tersebut menyebutkan bahwa unit-unit seperti pemasaran, bisnis komersial, dan keamanan tidak termasuk dalam program ini.
Chief People Officer Microsoft Amy Coleman menjelaskan bahwa kebijakan ini memberikan opsi baru bagi karyawan yang memenuhi syarat untuk melakukan transisi keluar perusahaan dengan dukungan penuh.