ACWA melaporkan laba bersih sekitar 1,9 miliar riyal Arab Saudi (USD 507 juta) pada tahun 2025. Dana Investasi Publik Arab Saudi merupakan pemegang saham terbesarnya, dengan kepemilikan 44,2%.

Pertumbuhan perusahaan ini sejalan dengan melonjaknya permintaan air bersih, tekanan iklim, dan ancaman keamanan yang kian meningkatkan pentingnya infrastruktur desalinasi di Timur Tengah.

Prateek Bhatnagar, analis di bank investasi AS Jefferies, mengatakan kontrak pasokan air jangka panjang membantu melindungi ACWA dari pelemahan ekonomi jangka pendek, sementara kegiatan operasinya di berbagai negara dapat mengurangi potensi dampak dari gangguan pada masing-masing fasilitas.

Di luar Arab Saudi, ACWA melakukan ekspansi ke berbagai pasar termasuk Maroko, Mesir, Uzbekistan, dan China, serta sedang menjajaki berbagai peluang baru di Amerika Serikat.